Bunga Chamomile: Sejarah, Klasifikasi dan Morfologi
Ajeng Monika Selis - Senin, 27 Mar 2023 - 16:00 WIB
BANDAR LAMPUNG, DAUNLEBAR.COM – Jenis German Chamomile memiliki nama ilmiah Matricia recutita. Sedangkan Roman Chamomile lebih dikenal dengan nama chamaeleum nobile.
German chamomile berasal dari Eropa dan sebagian besar Mediterania. Kemudian Roman chamomile berasal dari Asia hingga Afrika Utara.
Bunga Chamomile merupakan jenis tanaman bunga yang masuk dalam keluarga besar Asteraceae.
Sejarah Bunga Chamomile
Jika kita melihat pada sisi etimologis, chamomile merupakan variasi dari bahasa Prancis yang berasal dari kata Yunani yakni bumi atau dekat dengan tanah dan apel.
BACA JUGA : Sering Dikatakan Berbau Mistis, Daun Kelor Ternyata Punya Banyak Manfaat
Nama tersebut berasal dari tampilan pada bagian tengah bunga yang bulat besar dan agak mirip apel serta aroma manis bunga.
Dalam sejarahnya, bunga chamomile telah banak digunakan untuk berbagai tujuan selama ribuan tahun.
Misalnya di Mediterania dan mesir serta varietas non-original yang biasa digunakan adalah untuk tujuan pengobatan.
Pengobatan dengan menggunakan chamomile bahkan telah mencapai Eropa pada awal era Abad Pertengahan.
Pada tahun 1998, Chamomile dinyatakan sebagai bunga asli dari negara Rusia khususnya varietas Romawi.
BACA JUGA : Jenis Kultivar Unggul dan Harga Bunga Saffron yang Mencapai 70 Jutaan
Dalam cerita rakyat dan sejarah budaya Rusia, bunga chamomile memainkan peran penting.
Salah satu bagian penting bunga chamomile bagi masyarakat Rusia adalah sebagai ramuan penyembuh hal mistis karena dianggap sebagai simbol kekuatan matahari.
Baca Juga : Mengenal Buah Gayam yang Kaya Manfaat
Klasifikasi dan Morfologi Bunga Chamomile
Chamomile adalah varietas tanaman herbal tahunan yang tumbunya relatif rendah serta menyebar di sepanjang tanah.
Ciri khas bunga chamomile ini memiliki tampilan yang hampir sama dengan bunga daisy yakni pusat yang besar dan dikelilingi banyak kelopak.
BACA JUGA : Manfaat Daun Pegagan: Bantu Jaga Kesehatan Kulit hingga Tingkatkan Aliran Darah
Sebagian besar varietas chamomile memiliki aroma yang berbeda-beda. Ada yang seperti jerami manis, apel segar atau musk.
Bunga Chamomile pada sebagian varietasnya memang berwarna putih tapi berwarna kuning di bagian tengah yang berkontribusi pada simbolismenya.
Selanjutnya untuk Klasifikasi ilmiahnya bunga chamomile ini termasuk dalam kingdom Plantae.
Lalu untuk divisinya masuk ke dalam Magnoliophyta, kelas Magnoliopsida, serta ordo Asterales.
Untuk famili masuk dalam Asteraceae, genus Matriacia dan speries Matriacia recucita.
BACA JUGA : Mengenal Bunga Safron yang Bermanfaat untuk Kesehatan
Kemudian secara Morfologi, tumbuhan bunga chamomile memiliki tinggi antara 15 cm hingga 60 cm.
Identik dengan kelopaknya yang berwarna putih serta bagian tengahnya yang berwarna kuning.
Pada bagian batangnya berwarna hijau kecokelatan atau hijau kenuningan dengan bentuk tegak lurus dan bercabang.
Sedangkan pada daunnya tampak semi menjari terpisah di bawah dan daun-daunnya yang terbelah dua di atas.
(*)