Hiasi dan Bersihkan Ruangan dari Udara Kotor dengan Tanaman Penyerap Polutan
Nengah Adia Wiratna - Selasa, 04 Apr 2023 - 15:00 WIB
BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.ID – Limbah industri juga dapat mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari air dan tanah.
Contohnya, gas buang dari kendaraan bermotor menghasilkan polutan udara seperti karbon monoksida, nitrogen oksida, dan partikel-partikel kecil yang dapat merusak kualitas udara dan mengganggu kesehatan manusia.
Limbah olutan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti industri, kendaraan bermotor, pertanian, dan rumah tangga kita kenal sebagai polutan.
Polutan adalah bahan atau zat yang dapat merusak kualitas lingkungan baik itu udara, air, tanah, atau lingkungan lainnya.
Meskipun polutan dapat berasal dari alam, seperti abu vulkanik atau asap dari kebakaran hutan. Namun polutan yang paling sering terjadi adalah yang dihasilkan oleh aktivitas manusia.
BACA JUGA : Simak, Ini Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan Tubuh
Pencemaran polutan dapat menyebabkan berbagai dampak negatif pada kesehatan manusia.
Beberapa polutan yang umum ditemukan dalam udara, air, atau tanah seperti karbon monoksida, ozon, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, partikel-partikel debu, dan logam berat, dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan, kulit, atau konsumsi makanan.
Baca Juga : Bunga Baby Breath: Makna dan Filosofi
Dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh paparan polutan dapat bervariasi dari gejala ringan hingga dampak yang sangat berbahaya dan bahkan bisa mengancam jiwa.
Beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi akibat terpapar polutan meliputi iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan.
Serta gangguan pernapasan, peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan paru-paru, hingga risiko kanker.
BACA JUGA : Sering Dijadikan Lalapan, Ternyata Daun Kemangi Punya Manfaat Baik untuk Kesehatan
Kondisi kesehatan yang sudah buruk, seperti asma atau penyakit jantung, juga dapat menjadi lebih parah akibat paparan polutan.
Anak-anak, orang tua, dan orang dengan kondisi kesehatan yang lemah memiliki risiko lebih tinggi terkena dampak negatif akibat paparan polutan.
Oleh karena itu, menjaga lingkungan agar terhindar dari polutan sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan manusia.
Pengelolaan polutan menjadi sangat penting untuk meminimalkan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Salah satu cara untuk menyerap polutan udara yang tercemar yaitu dengan menanam tanaman yang bisa menyerap polutan seperti tanaman LIDAH MERTUA, Sirih Belanda, Sri Rejeki, dan Palem Kuning.
BACA JUGA : Bunga Krisan: Cara Perawatan, Media Tanam dan Rekomendasi Pupuk
1. Tanaman Sirih Belanda
Sirih Belanda atau Scindapsus Aureus merupakan jenis tanaman yang dikenal sebagai devil's Ivy.
Baca Juga : Empat Tanaman Herbal yang Baik Bagi Kesehatan
Tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap racun seperti Benzena dan Formaldehida yang ada dalam asap rokok.
Menurut penelitian, Scindapsus Aureus mampu menyerap sekitar 50% dari kedua racun tersebut dalam sehari.
Selain itu, tanaman ini juga dapat menyerap hingga 75% gas Karbon Monoksida di dalam rumah.
BACA JUGA : Mengenal 5 Jenis Bunga Petunia yang Cantik
Kelebihan dari tanaman Scindapsus Aureus adalah mudah dalam penanaman dan perawatan.
Tanaman yang memiliki daun berbentuk hati ini dapat ditempatkan di dalam ruangan seperti di ruang tamu ataupun di kamar tidur.
2. Tanaman LIDAH MERTUA
Tanaman sansiviera atau Lidah Mertua ini sering digunakan sebagai dekorasi di dalam rumah karena perawatannya yang mudah.
Cukup ditempatkan di tempat yang tidak terlalu kering dan disiram secara teratur.
BACA JUGA : Simak, Ini Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan Tubuh
Meskipun terlihat cerah dan menyenangkan. Tanaman ini memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menyerap 107 unsur polutan berbahaya di udara, termasuk racun formaldehida dari asap rokok.
Tanaman ini dapat menyerap polutan dalam ruangan seluas 150 m² hanya dengan satu pot.
Selain itu, bahan aktif Pregnane dan Glikosid yang terkandung dalam tanaman sansiviera juga dapat menyerap radiasi dari peralatan elektronik di dalam ruangan.
3. Tanaman Sri Rejeki
Ternyata, tumbuhan aglaonema yang memiliki nama khas Indonesia yaitu Sri Rejeki.
BACA JUGA : Ayo, Percantik Teras Rumah dengan Jenis-Jenis Bunga Krisan Ini!
Nama tersebut berasal dari suku talas-talasan yang merujuk pada kemampuan tumbuhan ini dalam menyerap berbagai polutan di rumah seperti asap rokok dan mikroorganisme lainnya.
Sri Rejeki dengan minimal 14 helai daun dan lidah mertua dewasa dengan minimal 5 helai daun, yang dapat berfungsi sebagai pengganti air purifier untuk menetralisir bahan berbahaya di udara.
Dengan demikian, ruangan yang penuh dengan racun dari asap rokok maupun bahan berbahaya lainnya dapat terserap dan dihilangkan secara menyeluruh dengan kehadiran tumbuhan Sri Rejeki.
4. Tanaman Palem Kuning
Tanaman Hias dalam ruangan selain memberikan keindahan visual juga memiliki kemampuan untuk menyaring udara dari berbagai polutan dan racun.
BACA JUGA : Yuk, Percantik Teras Rumah dengan Tanaman Petunia
Beberapa jenis tanaman tertentu telah terbukti mampu menyerap racun seperti formaldehida, benzena, dan karbon monoksida yang dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia.
Palem Kuning yang memiliki kemampuan untuk menyerap polutan dan racun di udara. Bahkan, varietas aglaonema yang dikenal sebagai Sri Rejeki, diketahui mampu menggantikan fungsi air purifier.
Tumbuhan ini memiliki bahan aktif pregnane dan glikosid yang bisa menyerap radiasi dari peralatan elektronik di dalam ruangan.
Dengan menanam tanaman hias dalam ruangan ini, kita tidak hanya menambahkan sentuhan alami pada Dekorasi Rumah, tetapi juga memperbaiki kualitas udara di sekitar kita.
Tanaman-tanaman ini dapat membantu mengurangi polusi dalam rumah dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih untuk kita dan keluarga.
BACA JUGA : Mengenal Jenis Tanaman Hias Aglonema yang Cocok Untuk Dikoleksi
Terlebih lagi, perawatannya yang mudah membuat tanaman hias ini menjadi pilihan yang ideal bagi mereka yang ingin menambahkan sentuhan hijau di dalam ruangan.
(*)