Perhatikan, Ini Cara Mudah Menanam Ketumpang Air Dirumah
Reysah Larasati - Selasa, 28 Mar 2023 - 17:00 WIB
BANDAR LAMPUNG, DAUNLEBAR.COM – Ketumpang air merupakan tanaman gulma yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Ketumpang air sering dijumpai di celah-celah batu yang basah dan juga di tempat-tempat yang lembab, seperti tempat yang tidak terkena sinar matahari dalam waktu yang lama.
Tidak hanya untuk penghias rumah, tanaman ini juga bisa dijadikan campuran jamu tradisional.
Masyarakat biasa memanfaatkan tumbuhan ini sebagai obat tradisional.
Belakangan ini tanaman ketumpang air banyak diminati dan diperdagangkan di pasaran dengan harga yang cukup tinggi.
BACA JUGA : Yuk, Kenali Tanaman Hias Daun dan Bunga
Namun jangan khawatir, sebab kini ketumpang air bisa ditanam sendiri di rumah sebagai tanaman toga.
Penggunaan ketumpang air sebagai obat tradisional dilakukan dengan mengambil seluruh bagian tumbuhan tersebut.
Kemudian direbus dan air rebusannya diminum untuk pengobatan berbagai penyakit.
Menanam tanaman ketumpang air tidak terlalu sulit. Kita bahkan bisa menanamnya dari biji.
Ambil saja buah ketumpang air yang sudah tua. Biasanya buahnya berwarna hitam pekat.
BACA JUGA : Kenalan Dengan Anggek Bulan, Puspa Pesona Indonesia yang Elok
Saat ditekan, buahnya akan mengeluarkan air sari berwarna ungu.
Selanjutnya, tanamlah bibit buah ketumpang air ini di tanah yang subur.
Baca Juga : Mengenal Tanaman Hias Berdasar Sesuai Peletakkan
Cepat atau lambat benih itu akan tumbuh menjadi tunas.
Langkah Mudah Menanam Ketumpang Air dari Bijinya
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan bibit tanaman. Biji ini diperoleh dari buah sirih yang sudah dikupas.
BACA JUGA : Bunga Pacar Air, Manfaatnya untuk Kesehatan dan Kecantikan
Pastikan untuk merendamnya dalam air hangat selama 10-12 jam sebelum tanam.
Pilihan lain untuk mendapatkan bibit tanaman sirih adalah membelinya dari toko pertanian.
Agar berhasil, tanaman ini dapat ditanam pada media tanam gembur yang biasanya kaya akan unsur hara.
Oleh karena itu, petani harus mempersiapkan media tanam yang tepat agar penanaman ketumpang air berhasil.
Tanah harus dibersihkan dari kotoran dan kerikil yang menghalanginya.
BACA JUGA : Hati-hati! Ini Bahaya Mengonsumsi Buah Kecubung
Kemudian campurkan tanah dengan sekam padi dan pupuk dengan perbandingan 3 : 2: 1. Aduk hingga bahan tercampur rata.
Setelah itu, media tanam yang sudah disiapkan bisa langsung diisi ke dalam polybag atau pot.
Baca Juga : Tak Hanya Segarkan Mata, Kuping Gajah Bisa Bantu Perbaiki Kualitas Udara di Lingkungan Rumah
Tekan bagian tengah tanaman dengan jari telunjuk untuk membuat lubang.
Ingat, jangan membuat lubang pada pot terlalu dalam atau tanaman ketumpang air tidak akan tumbuh dengan baik.
Buat saja lubang sedalam 10-15 mm. Kemudian masukkan 1-2 biji tanaman ketumpang air ke dalam pot lalu tutup lubang tanam berisi benih dengan tanah di sekitarnya.
BACA JUGA : Jenis Kultivar Unggul dan Harga Bunga Saffron yang Mencapai 70 Jutaan
Bibit ketumpang air yang ditanam dalam pot/polybag perlu dirawat dengan baik agar dapat tumbuh dengan baik.
Benih ini harus terlebih dahulu ditempatkan di tempat yang teduh.
Sinar matahari langsung tidak terlalu diperlukan pada tahap ini.
Kita bisa menyiram polybag setiap 2 hari sekali untuk memenuhi kebutuhan air pada tanaman.
Seiring waktu, biji tersebut berkembang menjadi biji ketumpang air dan kemudian tumbuh lebih besar.
BACA JUGA : Manfaat Daun Pegagan: Bantu Jaga Kesehatan Kulit hingga Tingkatkan Aliran Darah
Mengingat tanaman ketumpang air tumbuh merambat, maka harus diikat dengan bambu atau tali agar tanaman ini dapat merambat atau menjalar ke atas.
Kita dapat menambahkan media tanam lain di dekat tanaman. Kemudian bantu tanaman ketumpang air untuk mencapai media tanam tersebut.
Baca Juga : Jangan Menganggapnya Gulma, Ternyata Tanaman Eceng Gondok Bisa Dijadikan Kerajinan Tangan
Selain itu, kita juga bisa menggunakan ketumpang air ini sebagai tanaman hias di taman. Misalnya diolah menjadi kanopi hidup.
Demikianlah penjelasan tentang cara mudah menanam ketumpang air di rumah. Semoga bermanfaat!
(*)