Silahkan Dicoba, Ini Manfaat Tanaman Kumis Kucing
Reysah Larasati - Sabtu, 11 Mar 2023 - 18:00 WIB
BANDAR LAMPUNG, DAUNLEBAR.COM - Kumis Kucing adalah tanaman yang hanya tumbuh di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Tanaman jenis ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, sehingga kerap dijadikan obat herbal untuk menyembuhkan beberapa penyakit.
Kumis Kucing yang memiliki nama latin Orthosiphon Aristatus termasuk tanaman dari family Lamiaceae.
Tanaman ini memiliki kandungan alami, yakni flavonoid, triterpenoid, fenolik, sinensetin, eupatorin, glikosida, tanin, saponin, dan steroid.
Sebagai tanaman yang kerap dijadikan obat, cara pengolahan Kumis Kucing juga cukup mudah.
Pertama, bisa dengan cara merebus 4-5 lembar Daun Kumis Kucing. Selanjutnya air rebusan bisa diminum tiga kali sehari.
Cara kedua, 50 gram Kumis Kucing dihaluskan dan dicampurkan 150 Ml air. Selanjutnya disaring. Ramuan ini bisa diminum dengan campuran madu.
Berikut beberapa manfaat dari Tanaman Kumis Kucing
1. Mengobati infeksi saluran kemih
Seseorang yang menderita infeksi saluran kemih disarankan untuk minum air rebusan atau teh Daun Kumis Kucing.
break
Sifat diuretic dan anti bakteri alami yang dimiliki Kumis Kucing mampu membantu meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Jika sering buang air kecil, maka secara tidak langsung akan membantu menghilangkan bakteri yang ada di dalam kandung kemih.
2. Menurunkan tekanan darah
Kandungan anti oksidan dan anti inflamasi yang dimiliki kumis kucing dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Kandungan ini akan membantu mengurangi kelebihan natrium dalam tubuh melalui urine dan meningkatkan ekskresi cairan serta natrium dari tubuh.
Dengan minum teh daun Kumis Kucing juga bisa
Menurunkan tekanan pada pembuluh darah.
Kumis Kucing dapat dijadikan sebagai obat alami untuk para penderita hipertensi.
3. Mengobati asam urat
Kandungan flavonoid, fenolik dan asam kafeat yang tinggi pada Kumis Kucing mampu mengatasi asam urat.
break
Kandungan tersebut memiliki sifat antiradang yang dapat menghambat pembentukan asam urat, sehingga dapat mengurangi resiko terkena asam urat.
4. Mengontrol kadar gula darah
Kumis kucing memiliki kemampuan mengendalikan metabolisme karbohidrat, lemak, asam amino dan gula dalam tubuh menjadi lebih seimbang.
Tanaman ini bisa menjadi pilihan sebagai obat alami untuk membantu pengidap diabetes mengobati penyakitnya.
Baca Juga : Anthurium, si Cantik yang Banyak Diburu
5. Mengatasi rematik
Manfaat Kumis Kucing lainnya adalah mengatasi rematik. Kandungan fenolik dan flavonoid yang tinggi pada Kumis Kucing dipercaya bisa menurunkan reaksi autoimun penyebab penyakit rematik.
Selain itu, kandungan tersebut mampu melindungi tulang rawan dan jaringan lunak dari peradangan akut dan kronis.
Cara menanam Kumis Kucing
Dilansir dari neurafarm.com, berikut langkah-langkah menanam Tanaman Kumis Kucing
- Langkah pertama adalah menyiapkan bibit. Perbanyakan bisa dilakukan dengan cara vegetatif atau stek batang.
break
Ambil batang yang tumbuh subur, sehat, dan normal. Kemudian potong batang sepanjang antara 15-20 cm dengan 2-3 buku.
Jika ingin menyemai bibit, jarak tanam selebar 10 x 10 Cm dan dengan kedalaman 20 Cm.
Jangan lupa, sebelum ditanam, buang sebagian Daun Kumis Kucing. Fungsinya untuk mengurangi proses penguapan air.
- Setelah bibit disiapkan, bersihkan tanah yang akan menjadi lokasi penanaman dari rumput dan gulma.
Selanjutnya, campur tanah yang sudah ada di dalam pot atau polybag dengan pupuk. Komposisinya satubanding satu.
Langkah berikutnya, tanam bibit Kumis Kucing tegak lurus dengan kedalaman 5 Cm.
Kemudian padatkan tanah di sekitar batang yang ditanam. Siram agar tidak ada celah.
Perawatan tanaman Kumis Kucing yang bisa tumbuh dengan paparan sinar matahari penuh ini tidak terlalu sulit.
Penyiraman bisa dilakukan dua kali sehari. Kurangi intensitas saat tanaman sudah mulai terlihat rimbun.
Biasanya, daun Kumis Kucing dapat dipanen setelah satu bulan penanaman. Ini ditandai dengan belum adanya tangkai bunga serta tinggi tanaman yang sudah mencapai sekitar 50 cm. (*)