Sering Dianggap Gulma, Ternyata Ketumpang Air Kaya Manfaat
Alam Islam - Sabtu, 18 Mar 2023 - 21:00 WIB
BANDAR LAMPUNG, DAUNLEBAR.COM - Ketumpang Air atau kerap disebut Sirih Cina merupakan tanaman yang mudah ditemui di pekarangan. Terkadang tanaman ini bisa didapat di sisi parit.
Tanaman ini memiliki ciri daun lebar dan mengerucut pada ujungnya. Daunnya memiliki panjang antara 0,3-4 Cm dan agak mengkilat.
Baca Juga : Yuk, Kenali Tanaman Hias Daun dan Bunga
Tapi tidak banyak yang tahu manfaat tanaman yang memiliki nama latin Peperomia pellucida. Bahkan terkadang dianggap gulma yang harus dibersihkan.
Ternyata, Ketumpang Air ini memiliki berbagai kandungan yang sangat bermanfaat bagi Kesehatan.
Hal ini tidak terlepas dari kandungan yang ada pada tanaman herbal tersebut.
BACA JUGA : Lidah Buaya, si Hijau yang Kaya Manfaat
Berikut kandungan kimia yang ada di tanaman Ketumpang Air, seperti dilansir dari repository.poltekkes-denpasar.ac.id.
1. Alkaloid
Alkaloid merupakan senyawa-senyawa organik yang ada di dalam tumbuhan dan memiliki kemampuan sebagai anti bakteri.
2. Flavonoid
Flavonoid merupakan pigmen tumbuhan yang bertanggung jawab terhadap warna bunga, buah dan kadang daun.
BACA JUGA : Kesehatan" target="_blank" rel="noopener">Manfaat Obat Herbal untuk Kesehatan
Senyawa flavonoid ini merupakan senyawa antibakteri yang memiliki kemampuan mendenaturasi protein sel bakteri dan merusak membran sel.
3. Saponin
Baca Juga : Manfaat Obat Herbal untuk Kesehatan
Saponin merupakan sekelompok glikosida tanaman yang bisa larut dalam air dan dapat menempel pada steroid lipofilik (C27) atau triterpenoid (C30).
Saponin bekerja sebagai anti bakteri dengan mengganggu stabilitas membran sel bakteri sehingga menyebabkan sel bakterilisis.
d. Tanin
BACA JUGA : Kesehatan" target="_blank" rel="noopener">Empat Tanaman Herbal yang Baik Bagi Kesehatan
Istilah Tanin digunakan untuk menggambarkan zat organik pada ekstrak tumbuhan yang dapat larut dalam air.
e. Terpenoid
Terpena dan turunannya dikenal sebagai terpenoid yang merupakan komponen minyak terbang. Juga disebut minyak atsiri, minyak esensial, minyak terpenten atau minyak etiris.
Jenis minyak ini ada dalam bunga-bunga, daun-daun, dan akar-akar berbagai jenis tanaman, termasuk kayu.
Terpenoid ini memiliki mekanisme anti bakteri melalui membran sel bakteri karena sifat senyawa triterpenoid cenderung lipofilik.
BACA JUGA : Sering Terlewat, Ternyata Tanaman Ini Memiliki Banyak Manfaat
Ketumpang Air atau Sirih Cina ini juga memiliki efek farmakologis sebagai analgesik atau pengurang rasa sakit.
Kemudian efek lainnya adalah sebagai anti radang atau anti inflammatory dan anti biotik.
Baca Juga : 7 Manfaat Tanaman Hias Lidah Mertua
Dilansir dari laman Bantenprov, berikut beberapa manfaat Ketumpang Air atau Sirih Cina
- Mengobati Fraktur
Daun Ketumpang Air memililiki kandungan mineral yang bisa menyembuhkan tulang lebih cepat.
BACA JUGA : Silahkan Dicoba, Ini Manfaat Tanaman Kumis Kucing
Seseorang yang dalam proses penyembuhan tulang bisa mengonsumsi ekstrak daun ketumpang Air atau Sirih Cina ini.
Tanaman ini memiliki sifat anti inflamasi yang bisa meringankan gejala peradangan dan bengkak.
- Mengobati kanker
Tanaman yang dianggap sebagai gulma ini cukup ampuh mencegah dan melawan sel kanker. Caranya dengan mengonsumsi daunnya.
Daun Ketumpang Air juga bisa diandalkan dalam menghambat pertumbuhan berbagai patogen, bakteri hingga senyawa radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh.
BACA JUGA : Kesehatan-tubuh" target="_blank" rel="noopener">Simak, Ini Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan Tubuh
- Bersifat Anti Jamur
Manfaat lain didapat dari sifat anti jamur yang dimiliki Ketumpang Air. Ini bisa melawan pertumbuhan jamur yang memicu munculnya berbagai penyakit.
Seperti mereka yang memiliki masalah kulit. Bisa dicoba pengobatan dengan mengonsumsi daun tanaman ini.
- Menyembuhkan gangguan sistem kemih
Pada beberapa negara Asia seperti Philipina, tanaman ini kerap dimanfaatkan untuk mengobati ginjal atau penyakit kencing.
BACA JUGA : 7 Manfaat Tanaman Hias Lidah Mertua
Caranya, dengan mengonsumsi air rebusan daun Ketumpang Air atau Sirih Cina. Obat herbal ini ternyata cukup bisa diandalkan.
- Mengurangi asam urat
Manfaat lain dari tanaman ini adalah bisa mengurangi penyakit asam urat.
Dari penelitian kepada tikus yang diberi ekstrak daun Ketumpang Air, diketahui bisa menurunkan kadar asam urat sebanyak 44 persen di dalam darah.
Berdasar hasil penelitian ini, senyawa yang terkandung dalam Ketumpang Air dapat dimanfaatkan untuk mengontrol kadar asam urat secara efektif.
BACA JUGA : Taman Kering, Dekorasi Sederhana di Lahan Sempit yang Tetap Membuat Rumah Estetik
- Menurunkan kolesterol
Untuk mereka yang memiliki kolesterol tinggi, bisa mencoba alternatif pengobatan dengan mengonsumsi air rebusan tanaman ini.
Ramuan ini juga dapat menghindari risiko terkena penyakit stroke, jantung dan penyakit lainnya yang terkait kardiovaskular.
- Menyehatkan sistem pencernaan
Ekstrak daun Ketumpang Air disebut bisa menghambat kerusakan mukosa lambung atau lapisan selaput lendir yang berisi kelenjar dan lubang lambung.
BACA JUGA : Sering Dianggap Gulma, Bunga Krokot Ternyata Bisa Dijadikan Tanaman Hias yang Estetik
Caranya cukup dengan merebus daun dan meminum air rebusan.
- Mengobati Luka Bakar
Baca Juga : Simak! Begini Cara Mengolah Ketumpang Air
Pada studi berjudul Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladaha (Peperomia pellucid L.) yang dilakukan Mappa, T., H.J., E. and K.N tahun 2013 disebutkan, daun Ketumpang Air bisa membantu menyembuhkan luka bakar.
- Menurunkan risiko diabetes
Manfaat daun Ketumpang Air lainnya adalah bisa membantu menurunkan risiko diabetes.
BACA JUGA : Yuk, Kenalan dengan Lidah Katak si Ijo yang Bikin Meja Makin Estetik
Hal ini dikuatkan dengan penelitian yang menyatakan bahwa menyuntikkan ekstrak daun sirih cina ke tikus yang menderita diabetes bisa menurunkan kadar gula dalam darahnya.
- Mengurangi radang pada kulit
Manfaat selanjutnya dari tanaman ini adalah mengurangi peradangan di kulit atau ruam.
Cukup rebus daun Ketumpang Air. Kemudian saring dan minum air ekstrak rebusan tanaman tersebut.
Cara mengolah Ketumpang Air
BACA JUGA : Anthurium, si Cantik yang Banyak Diburu
Dilansir dari laman tirtorahayu-kulonprogo.desa.id, ada beberapa cara mengolah Ketumpang Air.
- Ambil satu genggam tanaman Ketumpang Air.
- Cuci bersih daun dan rebus dengan takaran 2,5 gelas air. - Tunggu hingga air tinggal tersisa dua gelas.
- Air rebusan ini dapat diminum dua kali sehari, pagi dan sore.
Tidak hanya sebagai jamu atau air rebusan. Ketumpang Air juga dapat diolah menjadi sayur.
BACA JUGA : Aroid, Tanaman Hias yang Dibanderol Dengan Harga Fantastis
Caranya, siapkan Ketumpang Air. Kemudian udang segar, bawang merah dan putih, tomat, lengkuas, cabai dan kecambah.
Cuci bersih semua bahan. Bawang dan diiris tipis. Masukkan seluruh bahan ke dalam wajan atau penggorengan yang sudah diberi minyak.
Tumis sampai harum. Masukkan udang segar, garam dan gula. Tunggu sampai Ketumpang Air setengah matang dan angkat. (*)