Ampuh Hilangkan Bau Badan, Begini Cara Mengolah Tanaman Beluntas
Reysah Larasati - Selasa, 21 Mar 2023 - 20:00 WIB
BANDAR LAMPUNG, DAUNLEBAR.COM – Tumbuhan beluntas atau dikenal dengan nama latin Pluchea indica L. merupakan tumbuhan yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia.
Pluchea indica L atau tanaman beluntas ini termasuk dalam tumbuhan yang berasal dari keluarga Asteraceae.
Tumbuhan ini biasanya ditemukan tumbuh liar di tempat yang kering.Namun bisa juga ditemukan daerah pantai.
Membutuhkan sinar matahari yang cukup, tanaman beluntas biasanya ditanam sebagai tanaman pagar karena tingginya yang bisa mencapai 1 meter.
Namanya tumbuhan beluntas ini pun bervariasi sesuai dengan tempat tumbuhnya.
BACA JUGA : Sering Dianggap Gulma, Ternyata Ketumpang Air Kaya Manfaat
Misalnya di wilayah Pulau Sumatera disebut Beluntas (Melayu). Sedangkan masyarakat Sunda mengenalnya dengan Baluntas atau Baruntas.
Kemudian untuk wilayah Pulau Jawa disebut luntas. Lalu di Madura dikenal dengan baluntas.
Baca Juga : Mengenal Etlingera Elatior si Kecombrang
Penyebutan nama tumbuhan ini pun berbeda di wilayah Makassar. Masyarakat sekitar menyebut tanaman itu Lamutasa. Sedangkan di Timor disebut lenabou.
Tumbuh hingga ketinggian 1 meter atau lebih ini memiliki batang daun yang pendek, berseling-seling dan berbentuk seperti telur sungsang.
Pada bagian ujungnya membulat lancip sedangkan pinggiran daun bergerigi yang identik dengan warna hijau muda.
Lalu bunganya berada di luar yakni pada ujungnya ranting dan ketiak daun yang berbentuk bunga bonggol bergagang atau duduk berwarna putih kekuningan atau ungu.
Beluntas juga memiliki buah-buahan seperti bentuk gasing, kecil, keras, coklat, sudut putih. Bijinya kecil dan berwarna coklat muda.
Tanaman pagar dan tanaman perbatasan ini biasanyabanyak ditemukan di perkebunan atau rumah di pedesaan.
Sementara itu, secara tradisional daun tanaman baluntas sering digunakan sebagai obat untuk mengatasi bau badan, demam, obat batuk hingga diare.
Daun beluntas yang direbus sering digunakan untuk mengobati penyakit kulit.
BACA JUGA : Yuk, Kenali Daun Keji Beling yang Kaya akan Manfaat bagi Kesehatan
Tak hanya itu, daun beluntas juga biasa dikonsumsi sebagai lalapan.
Tanaman beluntas (Pluchea indica (L.) Less.) ini mengandung senyawa kimia seperti flavonoid, tanin, minyak atsiri, asam klorogen, dan natrium.
Ada juga kandungan senyawa kalium, magnesium dan fosfor. Sedangkan pada akarnya mengandung flavonoid dan tannin.
Sebagai informasi, flavonoid merupakan zat alami fenolik yang bertanggung jawab pembentukan pigmen pada tanaman dalam senyawa metabolit sekunder ditemukan pada tumbuhan.
Flavonoid memiliki efek terhadap berbagai organisme, termasuk sebagai anti-virus, anti-mikroba, dan anti-inflamasi.
Kemudian senyawa tanin memiliki fungsi yaitu sebagai pelindung pada tumbuhan pada masa pertumbuhan, dibagian tertentu tanaman.
Misalnya buah yang masih mentah sebagai anti hama tanaman untuk mengusir serangga dan jamur,digunakan dalam proses metabolisme di beberapa bagian tanaman.
Tanin juga memiliki sifat antibakteri dan antivirus karena bisa merusak membran sel bakteri dan mengecilkan dinding atau membran sel bakteri yang dapat mengganggu preamebilitas sel bakteri agar pertumbuhan bakteri terhambat bahkan mati.
Selanjutnya, daun beluntas memiliki ciri khas aromanya yang langu dan getir saat dimakan.
Di balik aroma daunnya yang khas, beluntas terkenal dengan keefektifannya dalam menghilangkan bau badan dan juga bau mulut.
BACA JUGA : Mengenal Bunga Cempaka, si Cantik dengan Segudang Manfaat Baik Bagi Kesehatan
Kandungan bahan aktif yang kaya seperti minyak atsiri, flavonoid dan tanin, yang memiliki sifat antibakteri. Membuat tanaman ini efektif menghilangkan bau tak sedap dari tubuh.
Ada beberapa cara mengolah daun beluntas sebagai penghilang bau badan. Semua cara tersebut cukup mudah, caranya adalah sebagai berikut.
Pertama adalah untuk pengobatan dari dalam tubuh dengan cara dikonsumsi sebagai Obat Tradisional.
Ambil daun beluntas seperlunya dan cuci bersih daun beluntas tersebut.
Setelah itu daun beluntas bisa langsung dikonsumsi sebagai lalapan saat makan atau dibuat minuman layaknya jus. Simak caranya:
1. Siapkan 10-15 lembar daun beluntas
2. Cuci daun hingga bersih
3. Siapkan 2 gelas air bersih dan didihkan airnya
4. Rebus air hingga tersisa setengah, diamkan hingga dingin
5. Rebusan daun beluntas diminum secara teratur pada pagi dan sore hari
BACA JUGA : Lidah Buaya, si Hijau yang Kaya Manfaat
Atau bisa juga digunakan sebagai obat tradisional untuk pengobatan dari luar, yaitu sebagai berikut:
1. Ambil 10 lembar daun beluntas.
2. Cuci daun beluntas di bawah air mengalir.
3. Haluskan atau remas dengan tangan hingga sarinya keluar.
4. Kemudian usapkan atau oleskan pada ketiak layaknya deodoran.
5. Ulangi secara teratur. (*)